Kamu, dia, mereka, dan kita hakikatnya sama
Doyan makan nasi dan kecil minum susu
Yang masih bisa menangis kala sedih
Tertawa saat melihat komedi
Dan tersenyum saat dia juga membalas senyummu
Aku sadari itu adalah cumbu kita terhadap waktu
Waktu yang entah kapan berakhir
Yang bisa saja, karna waktu yang tepat
Kau tak bisa jelaskan
Apa arti senyummu kala kau sedang bahagia
Karna waktu yang tepat
Kau bisa merangkum arti perjuangan hidupmu
Karna waktu yang tepat
Kau bisa memejamkan mata
Dihari kelak, kala kau benar-benar letih
Dipenghujung muda, di pengakhiran tua
Hingga tak ada ruang waktu lagi
Untuk kau terus hidup
0 komentar:
Posting Komentar