Rabu, 01 Januari 2014

Embun, aku menunggu



Seperti apa yang telah embun sampaikan
Pagi, kau tak semerana diriku
Terhempas karena jahatnya malam
Dan terbawa di lemah dedaunan

Embun
Ku akui engkau juga sementara
Lengkapi pagi dengan aroma segarmu
Jelas saja ku dibuatnya rindu

Jika dihari nanti
Aku tak lagi sanggup membelaimu
Aku akan jelas merindu
Dan tak hanya kepada pagi lagi
Aku menunggu

0 komentar:

Posting Komentar