jelas kuhirup warna sendu
kokoh nan sayup merayu
bungkam menjalar
dari sinari mentari
kutembus lewati ilalang
tetap tak temukan
retorika sebenarnya, rasa..
lama..
mengenalmu..
membencimu..
ku sesali pertemuan dulu..
seperti bom waktu
aku akan mati terbunuh
sesali dulu
Minggu, 23 Februari 2014
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar